Mau keywordnya? Indikatornya apa…?

Indikator…, keyword yang sering diper-TUHAN-kan, mungkin di-kambing hitam-kan, atau jadi panutan, dicari-cari… aaaah banyak!! Indikator ooh nasibmu. Percaya? Tengok ke-sekeliling, selalu saja ada yang nyari. Setiap hari, mau melangkah, bertindak, secara tak sadar kita sangat tergantung kepadanya. Hhhmmm.

Masih segarkan! Ketika FED, bank centralnya Amerika mempertahankan suku bunga, “sama dengan sebelumnya”. Cek ile adakah untungnya ke kita? Andaikan beli tiket pesawat Jakarta-Singapura pakai dolar atau rupiah? Berpengaruhkah? Indikasinya apa?

Contoh itu mungkin nggak ngaruh buat anda. But, it’s ok, no problem. Simple saja. Taroklah sekarang saya punya uang 1 juta atau 100 juta atau 500 juta atau malah lebih. Pertanyaanya mau diapain itu uang?  Mau beli mobil, rumah atau tanah? Oo, itu persoalan saya, bukan anda. WOW, saya punya banyak pilihan. Saya mesti mendisain, memikirkan sebelum memutuskan saya mau ini, mau itu! Saya harus tuliskan alasannya, yang topyer mau memilih ini itu. Optimalkah?

Saya dan juga anda pasti percaya bahwa saat kondisi sulit dan nggak stabil saat mana harga pada naik dan naik, uang cash menjadi raja. Pilihan dan keputusan sepenuhnya terpulang ke Anda. Kuncinya pada Anda. Akan banyak orang lain tergoda agar bisa memanfaatkan uang anda! Tapi ingat! Jangan sampai tergoda dan uang anda berpindah tangan. Uang itu punya anda, anda dapatkan melalui cucuran keringat anda! Saran dan  ulasan para ahli investasi, perbankan, keuangan ataupun perencanaan keuangan berkedok “kini saat tepat beli saham/reksadana”, harga lagi rendah, serendah-rendahnya. Anda percaya itu?  Bangun keyakinan Anda. Tanya ke mereka, digaransi nggak keuntungnya? Kalau “NGGAK”, lupakan.

Indeks IHSG adalah tolak ukur pasar uang kita, indikator ekonomi Indonesia. Kalau indeks itu turun, turun dan turun teruuuuss. Itu artinya  apa? Banyak saham yang turun….

Momentum
Momentum turun-naiknya IHSG bisa anda manfaatkan untuk berinvestasi. Tinggal Andanya, siap atau tidak?  Sebelum terjun anda harus mempelajari cara dan tekniknya agar tidak kebablasan, rugi alias bangkrut. Anda harus punya dana, punya dana cadangan, nggak punya hutang >30% dan hutang kartu kredit. Pahamkan cara kerja reksadana dan resikonya. Tidak ada garansi yang diberikan oleh penjualnya. Ok!

Tujuan harus jelas
Pertama dan utama: tujuan anda mau beli itu harus jelas? Ini sangat erat kaitnnya dengan uang yang mau dipergunakan? Kalau uangnya masih lama mau dipakai, membeli reksadana sangat disarankan. Anda mau beli tapi nggak punya tujuan, lebih baik nggak usah. Cara menyiapkan dana buat anak-anak yang mau kuliah 10 tahun lagi, hal semacam itu sih ok bangat. Malah direkomendasikan untuk membeli reksadana saham.

Indikator internal
Ini bisa dapatkan dan dianalisa dari fact-sheet atau lembar-informasi produk reksadananya. Indikator yang pentingnya:

  • Umur reksadana. Ini penting! Belilah produk yang diatas 5 tahun. Artinya produk telah melewati masa krisis alias tahan banting.
  • Kinerja. Sangat penting mengecek kinerja 5 tahun kebelakang, agar tahu bagus nggaknya kinerja sebelumnya. Tapi bukan jaminan selalu bagus kedepan.
  • Jumlah dana kelolaan. Kita bisa melihat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap manajernya.
  • Fee. Kalau fee-nya besar, untung kita jadi sedikit.
  • Dan banyak lagi!!

Indikator Ekternal
Paket kebijakan ekonomi pemerintah dan Bank Indonesia seperti kenaikan BBM, listrik, gas dan lain-lain, akan sangat berpengaruh ke-trend kinerja reksadana.

Indikator global
Globalisasi pasar keuangan dunia menjadikan yang terjadi di Amerika atau dibelahan lain, berpengaruh ke kita. Yang terjadi di Tiongkok atau Amerika atau Yunani, pasti kita rasakan juga pengaruhnya dipasar keuangan kita. Kenaikan suku bunga Bank Central Amerika akan mempengaruhi nilai tukar rupiah ke dolar AS.

Saran ahli keuangan dalam berinvestasi reksadana yang patut kita “apresiasi” adalah melakukannya secara rutin dan terus menerus dalam jangka panjang. Akan lebih baik lagi kalau pilihnnya reksada saham. Lucky-nya, pas timing belinya pas memilih produk-nya kita bisa mendapat keuntungan >20%. Saya percaya dan sudah saya buktikan!

Keyword ajaib “bagaimana uang bisa menghasilkan uang”, menutup cerpen ini. Mari belajar menganalisa indikator lokal ataupun global saling berkaitan, tidak punya batas ruang dan waktu, terjadi di Eropah berpengaruh ke kita. Beruntunglah kita kalau dari suatu momentum ke-momentum bisa memetik keuntungan. Mari belajar, belajar mencari-tahu indikator, agar uang kita bisa bekerja untuk menghasikan uang.  Sekian dan semoga bermanfaat. Salam investasi dari kami.

Advertisements

Perencana Keuangan Keluarga muda, yang selalu berjiwa muda .............

Tagged with:
Posted in Selayang planner keuangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

October 2015
M T W T F S S
« Sep   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Follow me on Twitter
%d bloggers like this: