Hari Begini Kok belum Investasi Dengan Benar?

Artikel ini dipublish di detik.com online,Jumat 13 Januari 2017 dan untuk tautannya klik disini.

screen-shot-2017-01-18-at-1-56-34-pmJakarta – Hari begini ditanya “kenapa anda belum juga mulai berinvestasi padahal sudah tahu bahwa berinvestasi merupakan suatu cara menambah aset?”, sebagian masih saja menjawab belum mulai, takut rugi. Takut kayak teman ketipu dan rug
i berinvestasi di bidang anu. Masuk akal sih, karena duit itu hasil cucuran keringat kerja keras anda.

Lebih dari itu, tidak seorang pun yang tidak mengidamkan punya tambahan penghasilan sehingga kualitas gaya hidup meningkat. Nah, suatu cara yang telah terbukti manjur yaitu berinvestasi. Anjuran itu sebenarnya sudah ada dalam kitab suci “Tuhan tidak akan mengubah nasib anda, kalau anda sendiri tidak punya kemauan mengubahnya”. Tanpa tambahan penghasilan kehidupan anda akan begitu-begitu terus.

Nah, semua tahukan, apapun bentuk investasinya pasti punya risiko. Risiko terbesar adalah kehilangan banyak duit. Risiko sebenarnya timbul karena kurang kenal saja. Anda punya kemampuan menghadapinya bila mengenalnya dengan baik. Artinya bisa memprediksi apa yang mungkin terjadi dan memutuskan pilihan terbaik agar terhindar akibat buruk. Seumpama sumber penghasilan hanya dari gaji yang diterima setiap bulannya, agar bisa berinvestasi caranya ya mengelola gaji dengan baik dan benar supaya ada kelebihan dari gaji. Dan kelebihan itulah yang anda investasikan secara benar dan cerdas. Lalu selanjutnya?

Belajar Mengendalikan Risiko
Filosofi nyetir mobil mengajarkan “janganlah mobil yang mengendalikan anda, tetapi andalah yang harus mengendalikan mobilnya”, sepertinya cocok ya. Anda dikatakan bisa menyetir mobil, bila anda mampu mengendalikannya sesuai keinginan anda, begitukan.

Contoh lain, kita lihat sistem pendidikan IB (International Baccalaureate) di mana salah satu tujuan pendidikannya menjadikan siswanya berkarakter “risk-taker”. Siswanya diajarkan berani melakukan suatu pekerjaan walaupun bentuk hasilnya belum jelas, berani menerima tantangan. Bekal teori dan strategi serta kematangan berlatihlah yang membentengi mereka. Segi positifnya adalah mengajarkan keberanian mengambil risiko. Pengamatan saya terhadap 2 orang anak saya yang bersekolah memakai sistim IB, mereka pada lebih berani mengambil risiko ketimbang saudaranya yang menggunakan sistim lokal, walaupun penilaiannya ‘subjektif’.

Nah, tahukan berinvestasi itu penuh risiko dan tidak seorang pun yang memberikan jaminan akan mendapatkan keuntungan. High risk high return. Suksesnya berinvestasi memerlukan pelatihan dan tindakan nyata. Mengikuti training dari ahlinya merupakan suatu cara agar percaya diri meningkat dan ketakutan anda jadi luluh. Bila pada akhirnya anda sukses menerapkan secara benar dan cerdas, maka wisdom anda menjadi ‘high return by managing risk’.

Kenal Profil Risiko
Kita sepakat profil risiko digolongkan ke dalam 3 tingkat yaitu konservatif, moderat, dan agresif. Profil anda sendiri sekarang ada di golongan mana?.

Bergunakah tes itu? Biasanya lembaga pengelola dana investasi melakukan tes itu ke anda ketika anda mau berinvestasi. Pertanyaannya adalah apakah profil itu bisa berubah? Nah, tentu saja bisa. Adalah tugas anda mengubahnya. Dianya akan berubah sesuai dengan kemampuan anda mengendalikan risiko di semua lini kehidupan anda. Seumpama menyetir mobil, tentu kiranya anda mematuhi rambu-rambu lalu-lintas dan sinyal yang mungkin muncul dari mobil agar anda terhindar dari keadaan terburuk. Begitu juga ketika anda berinvestasi seperti beli-jual saham, seharusnyalah mengenal rambu-rambunya: saham apa yang anda koleksi, kapan waktu dibeli-jualnya? Semoga saja dengan mengenal risiko itu, virus takut yang selama ini bersemayam dalam diri anda bisa berkurang.

Rancang Plan Alternatif
Risiko rugi mungkin saja merintangi anda ketika memulai investasi. Bisa jadi karena anda belum pernah mencobanya. Terapi berikut ini boleh jadi bisa membantu anda.

Pertama, secara cerdas anda lakukan perhitungan untung dan rugi kalau memilih sebuah perusahaan menjadi objek investasi anda. Kemudian cari tahu dampak negatif dan positif keuangan anda. Kalau rugi bagaimana aksi selanjutnya dan kalau untung alhamdullilah. Artinya anda dituntut mempunyai persiapan yang matang, jika plan A anda gagal, maka anda menggunakan plan B. Selanjutnya jika plan B juga gagal, maka anda gunakan plan C. Keadaan terburuk yang mungkin terjadi harus juga menjadi perhatian serius. Mesti punya kecukupan dana cadangan. Target hasil yang diinginkan juga harus dirumuskan dengan jelas agar tidak terjebak perilaku rakus. Dan mulailah dengan nominal kecil sehingga rasa percaya diri Anda meningkat.

Cerdas Mengelola Portofolio
Cerdas mengelola portofolio investasi bisa jadi menjadi kunci kesuksesan anda dalam berinvestasi ‘hasil optimal dengan resiko kerugian minimum’. Sangat tepat sekali slogan ‘Jangan Menaruh Telur dalam Satu Keranjang’. Jelas di situ tersirat pentingnya diversifikasi produk investasi, baik ke dalam sektor riil ataupun keuangan.

Ibaratnya kalau yang satu mengalami kerugian, maka yang lain yang untung akan mendukung yang rugi. Jadi sangat perlu buat anda untuk: Pertama selalu mengakrabkan diri dengan risiko seperti inflasi atau risiko perubahan manajemen perusahaan di mana anda melakukan investasi. Kedua, sadarilah siapakah diri anda dengan mengenali profil risiko diri sendiri apakah tergolong konservatif, moderat atau agresif. Ketiga, diversifikasi portofolio aset investasi anda. Terakhir, setelah punya portofolio investasi maka lakukan lagi diversifikasi di setiap kelompok pilihan produk investasi, yang pada akhirnya risiko portofolio semakin minim. Semoga sukses berinvestasi. (wdl/wdl)

Advertisements

Perencana Keuangan Keluarga muda, yang selalu berjiwa muda .............

Tagged with: , , , , , , , ,
Posted in Financial check-up, Financial Planner, Financial planning, Ide, Info investasi, motivasi, Perencanaan Keuangan, Proteksi, Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

January 2017
M T W T F S S
« Oct   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Follow me on Twitter
%d bloggers like this: